October 18, 2020

Annabelle: Creation (2017)

Prekuel Annabelle adalah salah satu horor terbaik 2017. Kalau tiga tahun kemudian selepas film pertama yang begitu jelek rilis ada pernyataan demikian, niscaya saya tertawa. Namun kenyataannya, Annabelle: Creation memang salah satu horor terbaik tahun ini. Memberi origin baru yang sebetulnya merupakan retcon, karya dari David F. Sandberg (Lights Out) ini membawa kisahnya mundur menuju sekitar tahun 1950-an, saat seorang pembuat boneka berjulukan Samuel Mullins (Anthony LaPaglia) dan istrinya, Esther Mullins (Miranda Otto) kehilangan sang puteri tunggal, Annabelle (Samara Lee), akhir kecelakaan. 

12 tahun berselang, Samuel dan Esther mengakibatkan rumah mereka sebagai panti asuhan teruntuk segelintir anak wanita bimbingan Suster Charlotte (Stephanie Sigman). Kebahagiaan memperoleh rumah gres berukuran besar tidak bertahan lama, khususnya bagi Janice (Talitha Bateman) yang pada suatu malam tertarik memasuki sebuah kamar meski telah dihentikan oleh Samuel. Rupanya kamar itu milik Annabelle dulu, dan tanpa Janice sadari, ia sudah membebaskan sesosok roh jahat dari kekangan. Roh yang siap menebar teror keji berkepanjangan. 
Tanda peningkatan kualitas dibanding installment pendahulunya eksklusif terpercik sejak opening sequence-nya. Sandberg menentukan menyusun kesunyian, menunjukkan proses Samuel membuat boneka Annabelle disusul bermain petak umpet bersama puterinya. Nihil musik atau imbas suara, hanya kesepian pemantik antisipasi yang terasa mencekik. Nuansa sepi terus bertahan mencapai pertengahan durasi, namun bukan kekosongan melelahkan. Ada sedikit introduksi atas segala keganjilan dalam rumah hingga gugusan teror berskala kecil menyerupai sekelebat bayangan. Atmosfer terbangun berpengaruh di mana Sandberg   dibantu pembagian sisi gelap dan jelas ruangan oleh sinematografi Maxime Alexandre   memancing ketakutan alamiah kita bahwa ada sosok angker tengah mengintai dari balik kegelapan.

Tapi Sandberg sadar, atmosfer saja takkan cukup memuaskan penonton luas. Butuh parade jump scare. Mengikuti ilmu James Wan ditambah kreativitas sebagaimana ia pamerkan dalam Lights Out, jump scare olahan Sandberg berisi penampakan-penampakan lewat cara serta waktu yang kerap tak terduga. Para hantu bukan saja numpang lewat memamerkan tampang seram, tetapi “aktif” melaksanakan sesuatu, sebutlah mendorong dingklik roda di siang bolong. Babak tengah film mudah bergerak di jalur formulaik berupa teror tanpa henti, namun eskalasi tempo sesudah paruh awal yang menjalar pelan plus metode cukup kreatif sang sutradara, ampuh menjaga atensi. 
Turut menjaga film terjerumus pada kehampaan yaitu jajaran pemeran. Naskah Gary Dauberman terbagi menjadi dua fokus. Separuh pertama jadi panggung Talitha Baterman menunjukkan akting meyakinkan terkait mulut ketakutan. Tatkala kamera kerap mengambil close-up, kita bagai melihat penampilan aktris yang berpengalaman di ranah horor. Lalu paruh kedua diisi Lulu Wilson sebagai sahabat Janice, Linda. Wilson kolam mewakili niat Sandberg bersenang-senang menggarap filmnya. Baik celotehan singkat (“who cares, run!is my favorite line) maupun respon lugu atas teror boneka Annabelle menghadirkan kesejukan humor secukupnya yang tak hingga mendistraksi parade horor. Tapi tingkah polos Linda justru masuk logika, sehinga selain jadi salah satu tokoh bocah paling likeable dalam horor belakangan ini, pula terpintar. 

Menyentuh third act, Sandberg tidak lagi menahan diri. Dilepaskan segala amunisi, dipacunya tempo secepat mungkin. Tidak hingga terburu-buru pula, alasannya yaitu Sandberg masih menjembatani momen demi momen, menghasilkan antisipasi yang tak kalah menegangkan dibanding suguhan kengerian utama. Berlangsung panjang namun tidak berlebihan dan konsisten menjaga dinamika, titik puncak Annabellee: Creation layak mendefinisikan “epic horror entertainment“. Terkait eksistensinya dalam The Conjuring universe, sepanjang film ikut disematkan beberapa koneksi dengan judul-judul sebelumnya, termasuk credit scene (ada dua buah) yang merujuk pada spin-off berikutnya yang bakal rilis tahun depan.

Review Annabelle: Creation juga tersedia di: http://tz.ucweb.com/8_L7Lz