October 13, 2020

Daftar Pemenang Pameran Film Indonesia 2012

“Seorang bintang film itu cerdik memakai topeng.” – Slamet Rahardjo

Akhirnya Festival Film Indonesia 2012 (FFI 2012) yang konon kabarnya menghabiskan dana sampai mencapai Rp 16 Milyar berakhir sudah. Perhelatan akbar bagi manusia perfilman nasional yang untuk tahun ini mengambil kawasan di Benteng Vrederburg, Jogjakarta, masih dihiasi oleh pro dan kontra yang setia mengikuti semenjak kemenangan Ekskul yang menciptakan banyak pihak mewaspadai dapat dipercaya program ini. Untuk penyelenggaraan tahun ini, aku menilai telah ada kemajuan di beberapa hal meski secara keseluruhan tetap jauh dari kata memuaskan terlebih dari kacaunya pengaturan program dan kamera yang menciptakan FFI 2012 menjadi materi cemooh di dunia maya terutama dari kalangan manusia perfilman sendiri. Dengan hasil simpulan yang terkesan tak terorganisir dengan baik, banyak pihak lalu bertanya-tanya, kemana larinya uang belasan milyar rupiah dari pemerintah? Saya pribadi sih, sebodo amat. Biarlah itu menjadi urusan mereka. Saya nikmati saja Malam Puncak FFI 2012 yang tayang secara ‘live delay’ di SCTV dengan penuh semangat meski program yang berlangsung nyaris tidak mengatakan semangat. Hah… 
Baiklah, baiklah… Daripada aku berpanjang lebar mengulas acaranya itu sendiri yang mana telah banyak dibahas oleh mereka yang lebih mengerti mengenai ‘dunia kelam FFI’ di jejaring sosial, mari kita intip siapa-siapa saja yang berhasil menggondol Piala Citra semalam. Inilah para pemenang Festival Film Indonesia 2012 : 

Film Terbaik : Tanah Surga… Katanya 
Sutradara Terbaik : Herwin Novianto (Tanah Surga… Katanya
Aktor Utama Terbaik : Donny Damara (Lovely Man
Aktris Utama Terbaik : Acha Septriasa (Test Pack: You’re My Baby
Aktor Pendukung Terbaik : Fuad Idris (Tanah Surga… Katanya
Aktris Pendukung Terbaik : Lina Marpaung (Demi Ucok
Penulis Cerita Asli Terbaik : Danial Rifki (Tanah Surga… Katanya
Penulis Skenario Terbaik : Jujur Prananto (Rumah di Seribu Ombak
Sinematografi Terbaik : Yudi Datau (Dilema
Tata Artistik Terbaik : Ezra Tampubolon (Tanah Surga… Katanya
Penyunting Gambar Terbaik : Cesa David Lukmansyah (Rumah di Seribu Ombak
Tata Suara Terbaik : Satrio Budiono (Rumah di Seribu Ombak
Tata Musik Terbaik : Thoersi Argeswara (Tanah Surga… Katanya
Film Pendek Terbaik : Wan An (Yandy Laurens, FFTV IKJ) 
Film Dokumenter Terbaik : Di Batas Kekuasaan 
Penghargaan Khusus : Dedey Rusma (Rumah di Seribu Ombak

Tanah Surga… Katanya pun berpesta pora sesudah berhasil keluar sebagai pemenang terbanyak dengan memborong 6 piala, diikuti oleh Rumah di Seribu Ombak dengan raihan 4 piala. Mari kita ucapkan selamat kepada para pemenang! Meski ada beberapa nama yang terasa mengganjal di hati, tapi lebih banyak didominasi diantaranya memang layak untuk diganjar Piala Citra. Sekali lagi aku ucapkan selamat. Tebarkan confetti untuk para pemenang! 
Dan sebelum aku mengakhiri goresan pena ini, aku sangat berharap segala bentuk nyinyiran dan kritikan yang bertebaran di jejaring sosial tidak dianggap sebagai bentuk kebencian atau suatu upaya untuk menjatuhkan FFI. Sebaliknya, itu ungkapan kepedulian sehingga FFI sanggup mengevaluasi diri supaya sanggup tampil cetar membahana di tahun depan dan mengembalikan kepercayaan para pekerja film yang selama ini telah dibentuk sakit hati. Dengarkanlah aspirasi dari masyarakat dan para sineas, rangkul mereka, maka pasti FFI akan kembali menjadi ajang penghargaan yang dibanggakan oleh masyarakat Indonesia.