October 23, 2020

Malam Puncak Piala Maya 2012


Setelah melalui jalanan yang terjal dan berliku, gelaran pertama Piala Maya hasilnya mencapai puncaknya pada 15 Desember 2012 di The Bridge Function Rooms, Taman Rasuna, Kuningan, Jakarta. Perhelatan yang resmi dimulai pada pukul 19.00 WIB berlangsung dengan sederhana, lancar, dan cukup meriah. Beberapa manusia perfilman yang terlihat oleh pandangan mata saya menghadiri ajang penghargaan independen ini ialah Atiqah Hasiholan, Jajang C. Noer, Adinia Wirasti, Edward Gunawan, Gia Partawinata, Gesata Stella, Sunny Soon, Geraldine Sianturi, Ichwan Persada, Paul Agusta, sampai Sammaria Simanjutak. Sungguh menjadi salah satu pengalaman tidak terlupakan – dan kehormatan tentunya, bagi saya turut menjadi bab dari keluarga besar Piala Maya. Bahkan saya tidak kuasa menahan haru di belakang panggung sehabis nama saya disebut sebagai pemenang dari ‘Kritik Film Terpilih’. Alhamdulillah… 

Akan tetapi, goresan pena ini bukan perihal saya. Ini perihal Piala Maya. Segala puja puji yang saya haturkan untuk ajang ini bukan alasannya ialah saya terpilih sebagai pemenang, namun alasannya ialah perfilman nasional hasilnya mempunyai sebuah program penghargaan yang ‘bener’ dan tidak terbentur dengan kepentingan dari pihak manapun. Bahkan sejumlah sineas tidak ragu-ragu melayangkan sejumlah ucapan selamat dan kebanggaan atas terselenggaranya program ini melalui media jejaring sosial. Akankah dengan menyidik penyelenggaraan di tahun pertama ini, Piala Maya sebagai ajang penghargaan alternatif bisa mengungguli Festival Film Indonesia (FFI) sebagai tolak ukur sebagai kemajuan dan keberhasilan perfilman nasional? Masih terlalu dini untuk memprediksinya. Mari kita berharap saja biar Piala Maya mampu tampil lebih baik dan tertata rapi untuk penyelenggaraan di tahun mendatang. Oh, dan tentunya keinginan yang sama berlaku kepada semua ajang penghargaan di Indonesia, khususnya FFI. Pokoknya, maju terus perfilman Indonesia!

Inilah daftar pemenang Piala Maya 2012: 

Pemain Cilik Terpilih : M. Shihab – CITA-CITAKU SETINGGI TANAH
Pendatang Baru Terpilih : Annisa Hertami – SOEGIJA
Tata Rias Wajah dan Rambut Terpilih : Jerry Octavianus – DILEMA
Tata Kostum Terpilih: Issabelle Patrice – ARISAN! 2
Musik Terpilih : Maudy Ayunda – PERAHU KERTAS
Poster Terpilih : Sarita Ibnoe – SINEMA PURNAMA
Efek Khusus Terpilih : Eddie Cahyono dan Kelik W – AMBILKAN BULAN
Tata Suara Terpilih : Khikmawan Santoso – MODUS ANOMALI
Tata Artistik Terpilih : Allan T. Sebastian – SOEGIJA
Ilustrasi Musik Terpilih : Djaduk Ferianto – SOEGIJA
Penyuntingan Gambar Terpilih : Gareth Evans – THE RAID
Tata Kamera Terpilih : Yunus Pasolang – HELLO GOODBYE
Skenario Terpilih : Teddy Soeriaatmadja – LOVELY MAN
Aktris Pemeran Pembantu Terpilih : Adinia Wirasti – ARISAN! 2
Aktris Pembantu Omnibus : Gesata Stella – SANUBARI JAKARTA
Aktris Pemeran Utama Terpilih : Jajang C Noer – MATA TERTUTUP
Aktor Pemeran Pembantu Terpilih : Rio Dewanto – ARISAN! 2
Aktor Pemeran Utama Omnibus : Tim Matindas – SINEMA PURNAMA
Aktor Pemeran Utama Terpilih : Donny Damara – LOVELY MAN
Sutradara Terpilih : Teddy Soeriatmadja – LOVELY MAN
Film Omnibus Terpilih : KITA VS KORUPSI
Kritik Film Terpilih : Taufiqur Rizal – Kritik JAKARTA HATI ‘Warna Warni Wajah Jakarta’
Film Dokumenter Terpilih : NEGERI DI BAWAH KABUT
Film Animasi Pendek Terpilih : KITIK!
Film Bahasa Daerah Terpilih : MANIWAK (Papua)
Film Pendek Terpilih : SHELTER
Film Fiksi Panjang Terpilih : LOVELY MAN
Special Mentions : Gareth Evans – THE RAID
Ira Maya Sopha – MOTHER KEDER
Nani Wijaya – UMMI AMINAH
Selamat untuk para pemenang!