October 30, 2020

Short Reviews: Safe House & Ghost Rider: Spirit Of Vengeance

 yang diboyong ke rumah derma sesudah secara datang Short Reviews: SAFE HOUSE & GHOST RIDER: SPIRIT OF VENGEANCESafe House

Film keempat dari Daniel Espinosa, Safe House, berkisah mengenai mantan anggota CIA yang membelot, Tobin (Denzel Washington), yang diboyong ke rumah derma sesudah secara tiba-tiba memerlihatkan batang hidungnya di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Cape Town, Afrika Selatan. Kemunculannya menyebabkan tanda tanya besar. Belum sempat pihak CIA mengorek warta lebih dalam dari Tobin, sebuah kelompok bersenjata mendobrak masuk dan mengobrak abrik rumah perlindungan. Sang penjaga rumah, Matt (Ryan Reynolds), pun ikut terseret ke dalam kasus dan terpaksa melindungi Tobin dari banyak sekali pihak yang mengincarnya. Beruntung, jajaran pemainnya solid terutama Denzel Washington yang berakting meyakinkan sebagai Tobin, sehingga bisa menyelamatkan Safe House dari kebosanan karena naskahnya yang klise dengan alur yang gampang ditebak.

Acceptable
 yang diboyong ke rumah derma sesudah secara datang Short Reviews: SAFE HOUSE & GHOST RIDER: SPIRIT OF VENGEANCE

Ghost Rider : Spirit of Vengeance

Hasil box office seluruh dunia Ghost Rider yang tidak mengecewakan menciptakan Marvel Knights dan Nicolas Cage kelewat percaya diri untuk melanjutkan dongeng si tengkorak penunggang motor sekalipun para kritikus mencercanya. Dalam Ghost Rider : Spirit of Vengeance, sebuah sekuel yang seharusnya tidak perlu dibuat, Johnny Blaze (Nicolas Cage) bertugas untuk melindungi seorang bocah, Danny (Fergus Riordan), yang diburu oleh iblis (Ciaran Hinds) alasannya ialah diyakini sebagai objek keturunan setan. Sepanjang film, rasanya aku ingin sekali melemparkan minuman karbonasi aku ke layar. Neveldine/Taylor menciptakan film pertamanya terasa menyerupai sebuah mahakarya. Ghost Rider : Spirit of Vengeance yang dibuat dari sebuah naskah yang nampaknya dibuat oleh seseorang yang sedang teler dipenuhi dengan adegan-adegan dan humor-humor udik menyebalkan, alih-alih menyenangkan, kian “dipermanis” dengan pengaruh khusus yang memprihatinkan serta para bintang film yang bermain canggung. Film yang aku rekomendasikan bagi siapapun yang kebingungan dalam menghabiskan setumpuk uangnya. Dan aku bahkan belum menyebutkan 3D-nya yang palsu.

Troll