December 3, 2020

Sinopsis Silsila Episode 246 Antv (Season 2)

SINOPSIS 12345678910 SINOPSIS SILSILA Episode 246 ANTV (Season 2) || Radhika bertanya pada Pari dan Rohan yang mengambil keputusan mana. Mereka tampak terkejut. Radhika memperhatikan kekhawatiran di wajah mereka. Pari tergagap sambil berusaha berbicara. Dia menyampaikan kepada Radhika bahwa Mishti dan Veer menikah.

Radhika sekaligus khawatir. Pari menjelaskan kepada Dadi bahwa Mishti tidak merasa ingin melanjutkan hubungannya dengan Veer. Radhika eksklusif tegang, ia menyampaikan pernikahannya bukan permainan yang sanggup ia hancurkan dengan mudah. Dia memanggil Mishti di sana, dan bertanya perihal perpisahannya. Mishti terdiam. Radhika bertanya apakah mereka bertengkar. Mishti menjawab tidak, mereka tidak. Radhika bertanya apa yang salah dikala itu, Veer yakni laki-laki yang baik, ia mencintai, peduli, mengerti untuknya, tampan, mempunyai keluarga yang baik dan mempunyai bisnis yang mapan; kemudian bagaimana ia memecahkan janji nikah mereka. Itu yakni keputusan bersama mereka untuk saling menikah, kemudian apa yang terjadi tiba-tiba. Dia bertanya pada Mishti apakah Veer punya pacar lain. Dia tidak akan mengampuni ia bila ia mengkhianatinya. Mishti tidak menjawab kesalahan Veer. Radhika bertanya kemudian apa.

Mishti akan berbicara, Rohan ikut campur. Radhika meminta Rohan untuk tidak ikut campur. Mishti menangis dan memeluk Radhika, ia bilang ia tercekik dalam kekerabatan itu. Dia mencoba yang terbaik untuk hidup dalam kekerabatan itu, tetapi ia sendiri tidak bahagia; bagaimana ia sanggup menciptakan Veer bahagia. Dia merasa ia tidak menyayangi Veer, bagaimana ia sanggup menikah dengannya. Radhika bertanya apakah ia tidak menyayangi Veer. Lalu mengapa ia menyampaikan ya untuk menikah, dan biarkan kartu cetak juga. Dia tidak pernah mengira anak-anaknya akan berkata begitu, mereka bersama selama satu tahun kini dan ada satu bulan di janji nikah mereka. Setiap kekerabatan didasarkan pada komitmen, bila tidak ada komitmen, mustahil ada cinta. Dia menangis niscaya ada sesuatu yang hilang dalam dirinya sehingga ia harus melihat situasi.

Mishti meminta Radhika untuk mengerti. Radhika mempertanyakan apa yang harus ia pahami. Radhika memberitahu Mishti untuk mengerti, kartu janji nikah telah dibagikan. Dia menyampaikan kepada Mishti bahwa Naina, mantan ibu mertuanya akan diundang untuk makan malam pada hari Minggu dan ia mendapatkan undangan itu. Sekarang Naina niscaya berpikir ia sengaja menyembunyikan kebenaran darinya. Dia berbalik untuk pergi, tetapi Mishti menghentikan seruan maafnya. Radhika menyampaikan ia tidak hanya terluka, ia juga hancur secara emosional. Setidaknya Mishti sanggup berdiskusi dengannya sebelum keputusan besar dalam hidupnya; atau ia sanggup memberitahunya alasannya yakni rasa hormat. Pari kini berbicara bahwa ia tahu perihal keputusan ini. Radhika berkata baik-baik saja, mereka yakni orang remaja dan sanggup mengambil semua keputusan sendiri; kemudian siapa ia untuk bangun di sini. Pari mengikuti Radhika. Rohan menahan Mishti.

Pari tidak membiarkan Radhika mengunci pintu kamarnya dan masuk. Radhika murka dan menyuruhnya pergi. Pari menyampaikan Radhika lebih tua, bila ia tidak mengerti siapa lagi. Dia menyampaikan kadang kala tidak ada cinta antara dua orang. Radhika menyampaikan Dadi bodoh, ia hanya percaya dua orang ketika terikat dalam suatu kekerabatan harus mempunyai komitmen; cinta juga terjadi. Pari berpikir bila itu benar, mengapa Buddy dan Mauli tidak jatuh cinta sehabis bertahun-tahun menikah.

Di dalam kamar, Mishti meminta Rohan untuk membiarkannya pergi. Penting bagi Dadi untuk mengetahui mengapa ia mengambil langkah ini. Dia harus tahu perihal mereka. Dia tidak ingin Radhika tahu perihal mereka dari daerah lain, dan ia tidak pernah sanggup memaafkannya. Rohan malah menariknya ke dalam dan menjepitnya ke cermin dinding. Rohan bertanya apakah ia benar-benar percaya Radhika akan mengerti apa pun dikala ini. Dia malah akan salah paham. Radhika marah. Biarkan waktu berlalu. Mereka akan pergi bersama dan memberi tahu Dadi, tetapi untuk dikala ini itu bukan hal yang bijak. Dia menyeka air matanya. Mishti memeluk Rohan. Rohan berjanji ia tidak akan meneteskan air mata lagi. Dia ingin menjadi kekuatannya, dan cinta. Dia tidak ingin menjadi pengecut, atau alasan rasa sakitnya. Mishti membungkam Rohan, dan menyampaikan ia tidak pernah sanggup menjadi alasan penderitaannya. Cintanya yakni alasan baginya untuk hidup. Dia bilang saya … Ada bel pintu. Mishti berbalik untuk pergi. Rohan tidak mengampuni dan menyampaikan siapa pun sanggup membuka pintu, ia harus menyampaikan apa yang ia telah … Mishti menyampaikan tidak ada waktu. Rohan tidak meninggalkan tangannya untuk sementara waktu. Mishti tersenyum. Rohan menarik punggungnya, memegangi punggungnya. Dia menuntut, sekarang. Mishti membelai wajahnya, mencium pipinya dan berlari keluar ruangan. Rohan tersenyum memperhatikan bekas lipstik di wajahnya.

PRECAP: Naina menghina Mishti bahwa ia senang sehabis menyakiti putranya. Ini kesalahan Mishti yang dibesarkan. Dan di mana ia mengetahui semua ini, terperinci bukan ibunya, ayahnya tidak akan meninggalkan ibunya.

Bagaimanakah dongeng selengkapnya ? Saksikan Hanya di ANTV
** Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya

Sumber Sinopsis By DesiTVbox
Translate by GT
** Nomor Sinopsis menurut Penayangan di India ! 
 ** 1 Episode di India berdurasi 20-25 Menit

** Sinopsis Ini Hanya Preview Mohon Maaf Jika Sinopsis Kurang dimengerti/Kurang dipahami