November 27, 2020

Sinopsis Silsila Episode 260 Antv (Season 2)

SINOPSIS 12345678910 SINOPSIS SILSILA Episode 260 ANTV (Season 2) || Niki tiba dengan Radhika yang menyuruhnya pergi ke Rohan. Dia menyapa Rohan. Rohan tersenyum ke arahnya. Niki menyampaikan beliau tidak melaksanakan panggilan, dan tanggal kopi mereka telah dibatalkan. Dia bertanya apakah tanggal makan malam sudah aktif.

Radhika menyuruh Rohan untuk mengambil Niki untuk makan malam. Pari murka dan ketus. Mishti menyampaikan tentu saja, bila Rohan ingin mengambil Niki, beliau harus pergi. Rohan memperlihatkan Niki untuk bermain-main dengan mereka. Niki setuju. Mishti meninggalkan tempatnya untuk Niki dan pergi ke sofa. Pari memulai permainan dan menceritakan nama film kepada Rohan. Dia pikir ini yakni kesempatan yang tepat, beliau harus memberitahunya apa yang ada di hatinya. Dia menyampaikan “Tum Mere Ho”. Rohan mengangguk. Dia kini bertindak, Niki mencoba untuk menilai “Aap, Woh …. Bersenandung…. Hamara …. TUM ”Rohan mengangkat tangan. Mishti kini menilai “Tum Mere Ho”. Semua orang bertepuk tangan. Rohan memberitahu Mishti untuk bangun.

Mishti tidak siap untuk bermain, tetapi Pari juga meyakinkan Mishti. Rohan berdeham, menghilangkan helai rambutnya dan membisikkan “Hum Tumpe Martay Hain”. Mishti menjawab tidak ada film ibarat itu. Rohan menyampaikan ada, dan beliau harus berlaku, menatap matanya. Pari menilai “Hum Tumpe Martay hain”. Komentar Sukhmani hari ini semua orang bermain romantis. Radhika menyampaikan giliran ke Niki. Arnav memberinya nama, ‘Dracula’. Niki bertindak sebagai Drakula. Semua orang mengolok-oloknya, kemudian Ansh menilai Drakula-nya. Niki meminta untuk berbicara dengan Rohan. Rohan berdiri dengan penuh perhatian, dan menyampaikan beliau ingin berbicara satu lawan satu. Rohan menyampaikan itu tidak terlihat bagus, semua orang ada di sini. Niki tidak pengertian. Rohan membawanya ke balkon. Mishti kesal tapi tidak berdaya. Radhika melanjutkan permainannya.

Veer yakni teman-temannya di bar. Mereka merencanakan perjalanan ke Prancis. Salah satu temannya menyampaikan itu anggun bahwa Veer tidak mendapatkan tato nama Mishti. Dia sudah buru-buru memasukkan nama sirnya ke dalam paspor. Veer marah. Teman-temannya menyuruhnya mendapatkan Mishti mencampakkannya.

Di balkon, Pari sengaja mendengar pembicaraan. Niki menyampaikan pada Rohan bahwa beliau tidak suka beliau tinggal di rumah ini lagi. Rohan bertanya, permisi. Niki menyampaikan sehabis menikah, mereka harus hidup secara terpisah; bagaimana bila Rohan menemukan rumah lagi. Dia tidak menyukai Rohan yang tinggal bersama Mishti dan Pari; beliau miliknya. Rohan menyampaikan tidak peduli Niki suka atau tidak, itu yakni Dadi mereka yang menyetujui hubungan mereka. Niki menyampaikan Radhika niscaya merasa cucu perempuannya tidak sanggup mencapai level Rohan. Bahkan Rohan niscaya menilai perbedaan antara mereka dan Niki.

Arnav tiba ke Mishti dan menyampaikan rasanya yummy ketika semua orang bersama. Mishti bertanya wacana pekerjaannya. Arnav menyampaikan Veer yakni bos yang baik. Dia menyampaikan pada Mishti bahwa Naina tiba ke kantor, beliau mencari seorang gadis untuk Veer. Ini beberapa Janvi Verma, mencar ilmu dengan Veer di IM. Mishti bahagia bahwa Veer berusaha untuk pindah.

Rohan menjelaskan kepada Niki bahwa beliau tidak pindah dari rumah ini, juga tidak akan tetapkan persahabatannya dengan Mishti dan Pari. Dan biarkan saya jujur, saya tidak sanggup menikahimu. Niki bertanya pada Rohan wacana kopi atau kencan makan malam. Rohan mengklarifikasi bahwa Dadi ingin beliau menikahinya, tetapi beliau tidak sanggup menikahinya. Tidak ada yang salah dalam dirinya, tetapi beliau mengasihi orang lain. Niki meninggalkan rumah sambil menangis.

Pari tiba ke Mishti dan berbisik kepada Mishti menyampaikan TIDAK untuk menikah. Mishti menyampaikan itu penting bagi mereka. Pari menyampaikan Rohan yakni sahabat mereka. Rohan pergi untuk beberapa pekerjaan, dan memberitahu Radhika beliau akan berbicara dengannya nanti.

Itu malam. Rohan memasuki kamar gadis itu melalui jendela. Mishti berbaring terjaga. Rohan meletakkan tangan di mulutnya, semoga tidak membangunkan Pari. Dia membawa Mishti ke dalam pelukannya dan keluar ke balkon. Dia menutup pintu kamar dengan hati-hati. Kembali ke balkon, Mishti masih kesal. Dia bilang sudah terlambat, dan tidak pantas bagi mereka untuk bertemu ibarat ini. Rohan memegang tangannya dari belakang dan bertanya apakah beliau masih marah. Dia memperhatikan beliau menangis dan khawatir. Mishti bertanya bagaimana beliau baiklah untuk menikahi Niki, beliau tidak tahan dengan biaya berapa pun. Dia mencengkeram kerahnya.

Veer sedang minum dengan ayahnya. Dia bertanya Veer apa gadis itu penting baginya, beliau tidak meninggalkannya kemudian mengapa menyesal. Kehilangannya bahwa beliau meninggalkannya. Dia sanggup membawa sederet gadis kepadanya, gadis ibarat itu yang akan mengerti arti cinta, keluarga dan dirinya. Dia yakni seorang gadis belaka, beliau harus berurusan dengan putusnya. Ibunya mencicipi sakit setiap kali beliau menangis. Dia meyakinkan Veer untuk memulai cintanya lagi, itu masuk nalar untuk memperhatikan bisnis mereka. Tidak ada gadis yang layak meninggalkan hidupnya, dan bisnis.

Rohan mengeluh bahwa Mishti memulai semuanya. Dadi memikirkannya, tetapi Mishti sudah mengambil semuanya dan mulai membencinya. Dia juga memikirkan beberapa kerusakan. Dia hanya menggodanya. Mishti bertanya bagaimana bila itu benar-benar terjadi, bila orang ketiga tiba di antara mereka. Rohan menyampaikan beliau tidak sanggup membiarkan ini terjadi, beliau akan mati tetapi tidak akan pernah membiarkan orang ketiga ada di antara mereka. Mishti memperingatkan bila beliau menggodanya lagi, beliau akan benar-benar pergi dari hidupnya. Rohan memeluknya dari belakang. Dia tersenyum dan berkata

“Tidak ada pena tanpa tinta, badan tanpa jiwa, dongeng tanpa kata-kata, keberadaan tanpa rasa hormat, kehidupan tanpa cinta, detak jantung tanpa kehidupan, saya tanpa kau dan kau tanpa aku. Mereka milik satu sama lain untuk semua kehidupan di masa depan “.
Mereka saling berpelukan. Rohan menempatkan kepalanya ke pangkuannya.

Ayah Veer menyampaikan bila seseorang berbuat salah padanya, tetap membisu bukanlah hal yang benar. Dia memberi Veer kelelawar, dan memecahkan cahaya di atas jendela kamar. Adalah kesalahan Mishti untuk meninggalkannya, sekaranglah saatnya untuk membuatnya menyadari kesalahannya.

PRECAP: Mishti mengeluh untuk membelok di telepon bila beliau benar-benar tidak mau datang. Rohan menuntut Mishti untuk mengucapkan tiga kata ajaib. Mishti menoleh untuk melihat beliau keluar dari mobil, tetapi Veer tiba dari belakang dan memukul kepala Rohan dengan tongkat pemukul.

Bagaimanakah kisah selengkapnya ? Saksikan Hanya di ANTV
** Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya

Sumber Sinopsis By DesiTVbox
Translate by GT
** Nomor Sinopsis menurut Penayangan di India ! 
 ** 1 Episode di India berdurasi 20-25 Menit

** Sinopsis Ini Hanya Preview Mohon Maaf Jika Sinopsis Kurang dimengerti/Kurang dipahami