November 25, 2020

Sinopsis Silsila Episode 265 Antv (Season 2)

SINOPSIS 12345678910 SINOPSIS SILSILA Episode 265 ANTV (Season 2) || Ansh membawa sup untuk Radhika tapi beliau menangis. Pari dan Arnav kembali ke rumah. Pari menyampaikan kepada Radhika bahwa itu yaitu kendaraan beroda empat Mishti, polisi sedang menonton rekaman CCTV. Veer tiba di rumah. Radhika menangis memeluk Veer. Veer menghiburnya. Pari menyampaikan akses gosip menyiarkan semua sampah. Veer menyampaikan beliau tahu itu tidak benar, tetapi bagaimana beliau sanggup mengaku mengenal seseorang jauh di lubuk hati. Rohan yaitu sobat masa kecilnya, bagaimana bila beliau mungkin menghukum Mishti untuk apa yang terjadi dengan Veer. Pari bertanya apakah beliau tidak percaya pada Rohan bahwa beliau tidak sanggup melaksanakan tindakan menyerupai itu. Rohan telah melakukannya dengan baik untuk keluarga mereka dalam tiga bulan. Veer mengeluh bahwa Mishti mengenalnya selama setahun terakhir, beliau masih melakukannya. Rohan masih dipertanyakan. Dia berusaha mencari tahu perihal mereka, dan niscaya akan memberi tahu mereka perihal Mishti segera. Daun belok. Pari menerima telepon dari inspektur dan dipanggil untuk melihat rekaman CCTV.

Di dalam van, preman berunding bahwa mereka akan menganiayanya, kemudian membunuhnya. Mereka mencapai pos investigasi polisi. Preman memegang Mishti di ujung pistol. Mereka tidak boleh di pos pemeriksaan. Preman menekan pistol di pinggang Mishti. Petugas polisi menyidik surat-surat kendaraan beroda empat dan lisensi. Mereka bertanya kemana mereka akan pergi. Mishti mencoba memberi sinyal pada inspektur yang menanyakan orang-orang itu ke mana mereka pergi. Mereka menjawab, mereka membawa istri ke ijab kabul kakaknya.

Pari menyaksikan Mishti dibawa ke dalam sebuah van. Mereka melihat kendaraan beroda empat Rohan mengejar van Mishti. Rohan pergi untuk menyelamatkan Mishti, dan ini menawarkan Rohan juga dalam bahaya. Inspektur menyampaikan plat nomor kendaraan beroda empat itu tidak terlihat sebab gelap tetapi dipastikan bahwa mereka telah diculik. Arnav menyebut Bua bahwa Rohan tidak menculik Mishti. Rohan malah mengejar Mishti. Radhika bertanya pada Sukhmani. Sukhmani menyampaikan Rohan tidak menculik Mishti, beliau mengejar para penculik untuk menyelamatkan Mishti. Radhika bertanya mengapa seseorang akan menculik Mishti.

Sudah gelap sekarang. Rohan masih di belakang van. Sopir meninggalkan van selama beberapa menit. Rohan mencengkeram punggung Mishti. Mishti mulai bergerak. Mereka membuka mulutnya. Mishti menyampaikan beliau juga ingin pergi ke kamar kecil. Salah satu laki-laki mengambil Mishti, yang lain meninggalkan van. Rohan keluar dari van dengan hati-hati, memegang tongkat kayu. Dia memukul salah satu laki-laki di belakang kepalanya. Mishti melemparkan kepalan penuh pasir ke mata yang lain. Rohan memegang orang jahat lainnya di titik senapan.

Dia melepaskan tangan Mishti dan memperingatkan untuk membunuh orang lain. Dia menanyakan orang jahat yang mengirim mereka. Kepala preman telah kembali. Dia memegang Mishti di ujung pistol dan menyampaikan permainannya selesai. Rohan menatap mata Mishti. Rohan mengangkat kedua tangannya ke atas. Dia dan Mishti berlari ke depan. Orang jahat itu membidik keduanya. Dia menembakkan peluru. Rohan dipukul di belakang. Mishti menjerit dan menangis. Rohan menyampaikan mereka tidak punya banyak waktu, dan perlu lari. Preman mengejar mereka. Salah satu kendaraan beroda empat yang tiba dari depan hits Rohan. Mishti meminta pertolongan dari pengemudi.

Di rumah sakit, Mishti duduk di samping Rohan, menangis. Rohan membuka matanya. Keluarga mencapai rumah sakit. Rohan lemah tersenyum sementara Radhika memeluk Mishti. Pari juga menangis ketika beliau memeluk Mishti dan melihat ke arah Rohan. Inspektur tiba untuk bertanya pada Rohan perihal keseluruhan cerita. Mishti menyampaikan beliau tidak tahu ke mana mereka membawanya. Dia menceritakan seluruh dongeng kepada polisi. Veer menyampaikan terima kasih Tuhan Rohan baik-baik saja, dan pergi. Radhika meminta Arnav untuk berbicara dengan dokter perihal kepulangan Rohan. Dia memegang tangan Rohan dan berterima kasih padanya. Dia kini mempunyai empat anak.

Pagi berikutnya, Mishti berada di kamar Rohan. Mishti menyampaikan peluru itu hanya menyentuhnya, tetapi beliau hampir mati. Rohan bertanya-tanya apa yang akan diperoleh seseorang dengan membuatnya takut. Dia takut bila Veer berada di balik semua ini. Mishti yakin Veer tidak akan pernah sanggup melakukannya. Rohan meminta Mishti untuk tersenyum. Mishti menangis sebab beliau tidak sanggup memaksakan senyum untuknya, beliau ingin menangis. Rohan tersenyum memeluk Mishti, sementara beliau menangis. Dia bilang beliau sanggup tertawa. Mereka eksklusif berpisah dikala mendengar Pari. Mishti bersembunyi di balik sofa. Pari membawa sup untuk Rohan. Dia berterima kasih pada Pari. Pari mengingatkannya akan Beer di teras. Rohan menyampaikan beliau akan memenuhi kesepakatan hari ini. Sendok sup jatuh ke lantai. Rohan tampak ketakutan. Pari bilang tidak apa-apa, beliau sanggup mengambilnya. Rohan menghentikan Pari dan memintanya untuk membawa sendok baru. Pari meninggalkan ruangan. Mishti segera keluar dari balik sofa, mengambil sendok dan meninggalkan ruangan melalui pintu balkon. Rohan berpikir beliau harus mencari tahu siapa di belakang penculikannya.

PRECAP: Mishti berdiskusi dengan Rohan bahwa hubungannya dengan beliau sulit, mereka belum sanggup memberi tahu keluarga perihal mereka. Veer berpikir pesta hari ini diselenggarakan oleh perusahaan Pari dan Mishti, beliau akan menyambutnya dengan baik malam ini dan akan mencari tahu siapa yang ada dalam hidupnya.

Bagaimanakah kisah selengkapnya ? Saksikan Hanya di ANTV
** Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya

Sumber Sinopsis By DesiTVbox
Translate by GT
** Nomor Sinopsis menurut Penayangan di India ! 
 ** 1 Episode di India berdurasi 20-25 Menit

** Sinopsis Ini Hanya Preview Mohon Maaf Jika Sinopsis Kurang dimengerti/Kurang dipahami