November 25, 2020

Sinopsis Silsila Episode 266 Antv (Season 2)

SINOPSIS 12345678910 SINOPSIS SILSILA Episode 266 ANTV (Season 2) || Pari sedang menunggu Rohan di balkon. Dia terkejut saat Rohan berjalan ke balkon tanpa suara. Rohan menyampaikan tidak apa-apa, beliau tidak akan takut alasannya beliau ada di sini. Dia memeluk Pari dari belakang. Dia memeluknya kembali, tetapi Rohan merasakan sakit di punggungnya. Pari meminta maaf sekaligus. Dia bertanya pada Rohan apa yang beliau dan Mishti lakukan bersama. Rohan menyampaikan pada Pari bahwa mereka pergi ke Veer, Mishti tegang. Pari menyampaikan Mishti hanya putus, beliau tidak melaksanakan kejahatan. Dia bertanya pada Rohan apakah ada hal lain. Rohan melodramatis berteriak, Tidak! Apakah beliau tidak percaya padanya? Pari tersenyum bahwa beliau lebih percaya padanya daripada dirinya sendiri. Hanya saja Mishti tidak berbicara dengannya ihwal hal itu.

Rohan menyarankan biar tidak menunda pesta bir mereka. Pari harus menyampaikan sesuatu kepada Rohan. Dia tergagap, galau … beliau mulai … Cinta yaitu sesuatu … Bel telepon berdering. Rohan kini mendapat telepon … Itu penghitungan jual … Rohan mendengarkan Pari. Dia gugup. Rohan menyampaikan Pari niscaya jatuh cinta, beliau harus memberitahunya; mungkin orang lain juga sedang menunggu. Dia menyampaikan seseorang tidak harus menunda akreditasi cinta. Bel telepon Pari berdering sekali lagi. Dia menolak panggilan itu, kemudian bertanya pada Rohan apakah beliau pernah mencintai. Rohan berpikir sebentar, kemudian menyampaikan ya, tetapi beliau tidak pernah menyampaikan saya mencintaimu padanya, dan beliau juga tidak mengatakannya; saling menguntungkan bagi mereka. Pari menyarankan beliau harus memberitahunya dan tidak menunda. Rohan tersenyum bahwa beliau keras kepala, begitu juga dia; beliau menunggu pengakuannya.

Di dalam ruangan, Rohan berteriak pada inspektur bahwa beliau tidak sanggup mendapat informasi ihwal penculik. Mishti tiba ke kamar. Sebelum beliau sanggup berbicara, Rohan menyampaikan kepadanya untuk tidak menyampaikan sepatah kata pun. Dia harus melupakan apa yang terjadi. Itu yaitu keberuntungan mereka bahwa beliau melihatnya di sana, jika tidak beliau tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri. Dia menyampaikan padanya untuk melupakan semuanya sekarang, dan lanjutkan. Dia menuntut komitmen kepada Mishti bahwa mereka akan pindah. Mereka saling berpelukan.

Kemudian, Rohan dan Mishti berdiri di balkon. Mishti menyampaikan beliau putus dengan Veer dan berpikir hidup akan mudah, tetapi mereka belum sanggup menyebarkan apa pun dengan keluarga mereka. Rohan menyampaikan kita hanya menunggu waktu yang tepat. Dia menyampaikan padanya untuk melupakan semuanya sekarang, kemudian memperlihatkan foto kepada Mishti ihwal sebuah bangunan dan sebuah flat. Mishti menyampaikan itu terlalu bagus. Rohan bilang beliau juga suka ini. Mishti bertanya apakah beliau meninggalkan rumah mereka. Rohan menyampaikan padanya untuk percaya begitu. Mishti murka sekaligus dan berbalik untuk pergi. Rohan menghentikannya, menempatkan dahinya dengan miliknya dan menyampaikan mereka harus pindah ke rumah mereka suatu hari nanti. Itu hanya mungkin saat beliau menyampaikan tiga kata asing itu, jika tidak beliau akan berpikir apakah beliau akan menikahinya atau tidak. Mishti menjawab beliau tidak akan pernah melakukannya. Rohan mengambil selfie dengan Mishti, kemudian memperlihatkan untuk pergi dan melihat flat bersamanya.

Keesokan paginya, Mishti sedang memasak di dapur. Radhika tiba kepadanya, beliau berharap para penculiknya tidak pernah sanggup senang di dunia. Mishti menyampaikan padanya untuk tidak khawatir. Radhika bersyukur bahwa Rohan ada di sana dan menyelamatkannya. Sekarang sepertinya, Rohan juga anaknya. Mishti menyampaikan kekhawatiran ini tidak baik untuk kesehatannya. Mishti menyampaikan beliau mengajukan keluhan polisi. Radhika bersikeras tidak ada yang harus meninggalkan rumah selama beberapa hari. Mishti menyampaikan setiap bencana jelek mengajarkan kita untuk lebih berani dan kuat. Dia menghibur Radhika untuk tersenyum kini juga bercanda ihwal wangsit untuk bergabung dengan kelas Karate.

Mereka mencapai meja makan. Mishti merasakan makanannya. Radhika bertanya kepada Mishti apakah beliau telah memperhatikan, Pari sedikit berbeda hari ini dan orang yang sangat bahagia. Mishti menyampaikan beliau telah memperhatikan ini juga. Mungkin alasannya Pari sangat baik dalam pekerjaannya, setiap klien memuji visi dan pekerjaan Pari. Radhika senang ihwal hal itu, tetapi masalahnya sedikit berbeda. Dia telah melihat Pari tersenyum dan merasa aib saat sendirian. Mungkin ada seseorang yang Istimewa dalam kehidupan Pari. Mishti bersemangat dan menyampaikan beliau harus bertanya pada Pari ihwal hal itu. Radhika berpikir beliau dihentikan mengambil nama Rohan, mungkin Pari memberitahu Mishti siapa itu. Mishti menyampaikan kepada Radhika bahwa beliau tidak akan mengambil namanya, tetapi beliau harus berbicara dengan Pari ihwal hal itu.

Arnav tiba ke kantor dengan file perusahaan dengan semua detailnya. Dia memberi tahu Veer ihwal pertemuan dengan klien Chennai. Veer menyampaikan kepadanya untuk membatalkan pertemuan. Arnav beropini bahwa klien ada di Mumbai. Veer berteriak pada Arnav beliau akan bekerja sesuai dengan caranya, jika tidak beliau mungkin mengundurkan diri. Arnav menyinggung dan menyampaikan meskipun marah, tetapi beliau tidak sanggup berperilaku buruk. Veer meminta maaf. Arnav menyampaikan itu tugasnya untuk memberi tahu beliau ihwal daftar pertemuannya, ada pesta di sebuah hotel di malam hari dan semua orang mengharapkan Veer di sana.

Veer karam dalam pikiran Mishti memeluk seorang laki-laki di dalam mobil. Dia ingat beliau mempercayai Mishti dan telah memberinya tanggung jawab untuk menangani administrasi partai. Dia telah menciptakan perjanjian dengan perusahaannya, dan Mishti menandatanganinya tanpa membaca. Dia menyampaikan bahwa beliau mempercayai Veer, dan berjanji beliau tidak akan memberinya kesempatan untuk mengeluh. Veer berpikir pesta malam ini akan diselenggarakan oleh perusahaan Mishti dan Pari. Sekarang beliau akan menciptakan Mishti menghadapi penghinaan yang sama ibarat miliknya. Dia pertama-tama akan menyambutnya malam ini, kemudian mencari tahu laki-laki itu.

PRECAP: Pari bertanya kepada Mishti mengapa beliau mempunyai intuisi bahwa ada seseorang yang istimewa dalam kehidupan Mishti. Mishti menangkap Pari bahwa Pari niscaya mempunyai seseorang dalam hidupnya. Dia bertanya pada Pari siapa dia? Pari membalas Rohan. Mishti terkejut.

Bagaimanakah cerita selengkapnya ? Saksikan Hanya di ANTV
** Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya

Sumber Sinopsis By DesiTVbox
Translate by GT
** Nomor Sinopsis menurut Penayangan di India ! 
 ** 1 Episode di India berdurasi 20-25 Menit

** Sinopsis Ini Hanya Preview Mohon Maaf Jika Sinopsis Kurang dimengerti/Kurang dipahami