November 25, 2020

Sinopsis Silsila Episode 269 Antv (Season 2)

SINOPSIS 12345678910 SINOPSIS SILSILA Episode 269 ANTV (Season 2) || Mishti menampar Veer dan menyampaikan beliau selalu meratapi perpisahan mereka alasannya ialah beliau pikir beliau ialah laki-laki yang baik. Dia terluka menyaksikannya kesakitan. Hari ini beliau bahagia bahwa beliau memutuskan pernikahannya dengannya.

Sebelum Veer sanggup menjawab, Pari kini menghentikan Veer dan memperingatkannya untuk tetap di tempatnya. Dia merobek ceknya di depannya, melemparkan potongan-potongan padanya dan menyampaikan kepadanya untuk menyimpan uangnya untuk dirinya sendiri. Sedih beliau sangat kaya, tapi beliau sanggup menjaga pengaturan pesta ini sebagai sedekah. Dia memasukkan sejumlah uang ke sakunya, sebagai hadiah dari mereka semua. Lagipula beliau memakukannya dengan mengganti anggur. Arnav kini berhenti Veer, mengundurkan diri dari pekerjaannya dan memperingatkan Veer untuk tidak terlihat di sekitar gadis-gadis ini lagi. Dia mengambil Pari dan Mishti dari pesta.

Di luar, kata-kata Veer bergema di benak Mishti. Pari mendapat telepon dari Rohan, beliau khawatir dan bertanya apakah semuanya baik-baik saja. Pari menjawab kini tidak apa-apa. Mereka telah pergi ke rumah sekarang. Mishti tidak bergerak ke arah mobil. Dia meminta mereka untuk membiarkannya tinggal selama beberapa waktu. Pari bersikeras beliau harus tinggal bersamanya. Mishti kesal dan menyampaikan bahwa beliau bukan anak kecil, beliau tidak sanggup pergi ke Dadi dalam situasi ini. Pari tegang dan membahas dengan Arnav apa yang harus dilakukan Mishti sendirian. Arnav menyampaikan beliau ialah Mishti, yang terkuat di antara mereka semua; beliau sanggup menjaga dirinya sendiri. Rohan masih bertugas dengan Pari dan mendengar semua ini.

Mishti duduk sendirian. Rohan tiba kepadanya dan menyampaikan beliau tahu beliau akan menemukannya di sini. Rohan bertanya apa yang Veer katakan. Mishti menyampaikan tidak apa-apa, apa pun yang beliau katakan tetapi sudah berakhir. Rohan berteriak padanya untuk memberitahunya apa yang beliau katakan. Mishti memeluk Rohan. Mishti menyampaikan beliau akan berbicara dengannya tetapi beliau menghinanya…. beliau mengulangi seluruh insiden di depan Rohan.

Rohan sangat murka dan berbalik untuk pergi di mobilnya. Mishti mencoba menghentikan Rohan. Rohan bertanya beraninya Veer berbicara padanya menyerupai ini, hari ini apakah beliau akan hidup atau Veer. Mishti melangkah di depan mobilnya dan tidak membiarkannya pergi. Rohan keluar dari mobil. Mishti menyampaikan ini bukan cara yang benar. Veer menghinanya, tetapi mereka tidak sanggup membalasnya. Rohan menyampaikan beliau tidak akan sanggup hidup dengan dirinya sendiri jikalau beliau tetap membisu atas penghinaannya.

Mishti menyampaikan Veer ialah masa lalunya, lebih baik beliau menggali masa lalunya. Bedanya, beliau meratapi putusnya pada awalnya tetapi mulai kini Veer telah memutuskan kekerabatan kemanusiaan mereka juga. Tidak penting lagi untuk berbicara dengan Veer ihwal diri mereka sendiri. Dia tidak perlu membawa bagasi apa pun. Dia hanya menganggap penting untuk membagikannya dengan keluarganya, Rohan dan dirinya sendiri. Dia memeluk Rohan. Namun Rohan mencengkeram tinjunya. Dia menyampaikan itu tidak adil bahwa beliau bersumpah atas hidupnya. Dia pergi dengan mobilnya, kemudian membalikkan kendaraan beroda empat dan membuka pintu untuknya. Mishti berdiri kesal. Rohan membunyikan klakson. Mishti jadinya masuk kendaraan beroda empat bersamanya. Dia berteriak pada Rohan untuk sikap ini. Rohan sama marahnya.

Kembali ke rumah, Radhika menjawab panggilan yang mengharapkan Pari. Sebaliknya Mishti dan Rohan. Dia telah menyajikan makan malam. Rohan menyampaikan beliau tidak lapar dan pergi ke kamarnya. Radhika khawatir dan bertanya pada Mishti apakah beliau mau makan. Mishti meminta Dadi untuk membiarkan beliau bangun, beliau akan mengambil masakan untuk dirinya sendiri. Radhika oke dan pergi untuk beristirahat. Dia berjalan ke pintu kamar Rohan. Rohan menampar pintu di wajahnya.

Di daerah Arnav, Pari sangat murka dengan sikap Veer. Dia pikir Veer menyayangi Mishit, kemudian bagaimana sanggup dibenarkan bahwa Veer menghina Mishti. Mishti menangani komitmennya dengan cara yang bermartabat, dan tidak menghina Veer atau orang tuanya. Arnav oke dengan maksudnya, dan menyampaikan mereka harus bahagia bahwa Mishti tidak menikahi Veer. Dia juga menghina cintanya. Cinta mengajarkan seseorang untuk hidup sepenuhnya. Pari oke dengan Arnav, beliau bahagia menyayangi Rohan; beliau bertanya-tanya mengapa Mishti tidak mendapat cinta sejati menyerupai itu. Arnav meyakinkan Pari bahwa Mishti akan mendapat cinta dalam hidup juga. Pari memeluk Arnav.

Rohan sedang minum bir di balkon. Dia memotong panggilan telepon Veer. Rohan berteriak beliau memotong panggilannya, beliau tidak mengerti apa-apa. Dia mengeluh kepada Veer bahwa beliau telah bertingkah dengan Mishti. Veer menyampaikan mereka bertingkah laris jelek dengannya dan merusak pestanya. Dia memberi tahu Rohan bahwa beliau tidak sanggup lagi hidup dengan orang-orang itu. Rohan menutup Veer, tetapi mengingat kesepakatan Mishti. Veer mengeluh kepada Rohan alasannya ialah lupa setiap kali beliau berada di pihak Rohan. Mishti selalu bahagia menghina orang lain. Rohan harus memutuskan, apakah Veer atau Mishti dan keluarganya. Rohan memecahkan botol di tangannya. Veer bertanya apakah Rohan akan menjadi teman baik, atau dibodohi oleh seorang gadis.

PRECAP: Mishti menyampaikan Rohan tidak akan jatuh ke level Veer. Dia menuntutnya untuk tetap sadar dan beliau bahkan tidak sanggup menepati kesepakatan itu. Rohan berteriak pada Mishti jikalau ada yang sanggup berteriak dan menghinanya. Ini bukan pertarungannya sendirian, ini pertarungan mereka.

Bagaimanakah dongeng selengkapnya ? Saksikan Hanya di ANTV
** Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya

Sumber Sinopsis By DesiTVbox
Translate by GT
** Nomor Sinopsis menurut Penayangan di India ! 
 ** 1 Episode di India berdurasi 20-25 Menit

** Sinopsis Ini Hanya Preview Mohon Maaf Jika Sinopsis Kurang dimengerti/Kurang dipahami