November 25, 2020

Sinopsis Silsila Episode 275 Antv (Season 2)

SINOPSIS 12345678910 SINOPSIS SILSILA Episode 275 ANTV (Season 2) || Mishti duduk di luar di sebuah dingklik dan berpikir perihal atraksi Pari terhadap Rohan yang telah ia sebutkan beberapa kali. Mishti mendapat telepon dari Rohan, dan mencium namanya.

Dia menyampaikan itu bahkan tidak butuh tiga hari untuk semuanya berbalik, saya mencintaimu tetapi tidak sanggup mengungkapkan ini kepadanya lagi. Dia menangis mengapa ini terjadi padanya. Di sana, di dalam kamar, Rohan berpikir Mishti tidak meninggalkan kesempatan untuk menggodanya. Dia tidak akan sanggup fokus pada pekerjaan, dan dua hari tanpanya akan sangat sulit. Dia mengetik pesan teks. Veer memacu mobilnya ketika beliau memikirkan tamparan Mishti, dan beliau menghina padanya. Dia menyeringai ketika beliau menghentikan mobilnya dan duduk di kap mobil.

Dia pikir Mishti hanya bertemu Rohan dalam pertunangan mereka, dan beliau jatuh cinta padanya dalam waktu yang singkat. Dia selalu menanggung penghinaan atas kesalahannya. Mishti hanya melihat cintanya hingga sekarang, tetapi kini beliau akan menyaksikan kebenciannya. Bahkan Rohan merusak persahabatannya. Dia akan memastikan tidak ada momen cinta dalam hidup mereka. Rohan menentukan Mishti daripada Veer, kini beliau berpikir Mishti berada dalam situasi yang sulit kini dan harus menentukan dari antara saudara perempuannya atau Rohan. Tidak ada yang akan menjadi pemenang dalam permainan cinta ini, dan pastinya Mishti akan kalah.

Mishti menangis ketika membaca pesan Rohan. Dia jijik untuk menggodanya lebih dari ini ketika kembali, beliau akan segera tiba dan beliau harus siap untuk menyampaikan saya mencintaimu kepadanya. Mishti menangis, berulang kali mengabaikan panggilan Rohan. Dia memikirkan semua saat-saat indahnya bersama Rohan, cinta mereka, perencanaan mereka untuk masa depan, keinginan Rohan untuk mendengar saya mencintaimu. Bel telepon berdering sekali lagi. Mishti membuang telepon. Pari tiba ke Mishti, beliau menyeka air matanya. Pari menyampaikan pada Mishti bahwa saya sangat menyayangi Rohan, beliau yaitu hidupku dan bahkan lebih berharga daripada hidup.

Dia mengajarinya perihal kehidupan sebagai teman, dan beliau kehilangan dirinya untuknya. Kata-katanya membawa senyum di wajahnya dan cintanya bahwa beliau sekaligus orang yang lebih bahagia. Dia mencicipi ketakutan yang aneh, bahwa seseorang akan merebut cintanya. Dia menuntut jaminan dari Mishti bahwa cintanya tidak akan lengkap. Jika Rohan akan mencintainya ibarat beliau menyayangi Rohan. Mishti memegang tangan Pari. Pari menyampaikan jikalau beliau kehilangan Rohan, beliau mungkin mati. Mishti meletakkan tangan di atas mulutnya untuk menutupnya. Pari menyampaikan cintanya pada Rohan sangat besar, beliau bahkan tidak sanggup membayangkan Rohan dengan orang lain.

Dia meminta Mishti untuk berbicara bahwa Rohan akan menjadi miliknya. Rohan memanggil Mishti dari belakang, beliau berbalik dan Rohan bangun di sana. Mishti berbalik dan Pari tidak lagi di sana, itu yaitu mimpi sehari-hari. Rohan menyampaikan pada Mishti bahwa beliau menyayangi Mishti dan akan mati jikalau beliau harus hidup tanpanya. Dia tidak berdaya jikalau Pari mencintainya, beliau harus memberi tahu Pari bahwa mereka saling mencintai. Dia seharusnya tidak memikirkannya, dan beliau akan mengatakannya pada Pari jikalau Mishti tidak. Mereka dibentuk untuk satu sama lain, Mishti selalu mengklaimnya sebagai miliknya. Dia mencocokkan dahinya dengan Mishti, dan bertanya apakah beliau mencintainya.

‘Nama Anda telah terukir di garis kehidupan
Saya hanya milik Anda; bagaimana saya harus menyatakan ini;
Dia bukan hanya cintanya, beliau yaitu kegilaannya;
Dia akan dihancurkan jikalau beliau tidak mendapatkannya;
Mengapa pertanyaan ini? mengapa masalah;
Persimpangan sulit dijangkau; mengapa berpisah dengan kami lagi ‘
Mishti mengencangkan cengkeraman pelukannya tetapi jatuh ke depan. Dia menangis duduk di lantai, terperangkap dalam kebingungan ibarat itu.

Di sana, Pari kembali ke rumah, karam dalam pikiran yang dalam dan menangis. Radhika bertanya mengapa Pari terlambat. Pari tidak membalas dan berjalan pribadi ke kamarnya. Pari membaca pesan ‘Aku mencintaimu’. Pari bertanya-tanya apakah mungkin Mishti meninggalkan Veer ke Rohan. Dia tidak sanggup mengerti alasannya yaitu Mishti dan Rohan tidak akan pernah sanggup akrab. Dia berpikir perihal semua waktu beliau menangkap Mishti dengan Rohan. Dia berpikir jikalau Rohan dan Mishti benar-benar saling mencintai, apa yang dimaksud dengan sikap Rohan dengannya. Dia ingat semua waktu beliau dan Rohan telah dekat dengan main-main. Dia pikir itu tidak sanggup terjadi, Rohan hanya mencintainya. Mungkin apa pun yang dikatakan Veer yaitu dusta, tapi kemudian beliau menyampaikan padanya bukti Mishti dan Veer bersama.

Mishti menangis keras ketika beliau menyaksikan bayangan Mauli, terbungkus serba putih. Mishti bangun sekaligus dan tiba untuk memeluk Mauli. Dia bilang beliau paling membutuhkannya sekarang, beliau tidak tahu Pari menyayangi Rohan. Seandainya beliau tahu, beliau niscaya tidak pernah bergerak ke arah Rohan. Apa kesalahannya dalam semua ini?

PRECAP: Rohan membaca puisi untuk Mishti, betapa ia sangat ingin melihat wajahnya. Dia menyampaikan kepadanya perihal keputusannya bahwa beliau akan pribadi bertanya perihal tangannya dari Dadi. Di sana, Radhika membuatkan dengan Mishti bahwa beliau telah tetapkan untuk mendapat tanggal pertunangan untuk Pari dan Rohan.

Bagaimanakah dongeng selengkapnya ? Saksikan Hanya di ANTV
** Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya

Sumber Sinopsis By DesiTVbox
Translate by GT
** Nomor Sinopsis menurut Penayangan di India ! 
 ** 1 Episode di India berdurasi 20-25 Menit

** Sinopsis Ini Hanya Preview Mohon Maaf Jika Sinopsis Kurang dimengerti/Kurang dipahami