November 30, 2020

Sinopsis Silsila Episode 282 Antv (Season 2)

SINOPSIS 12345678910 SINOPSIS SILSILA Episode 282 ANTV (Season 2) || Rohan menyebutkan di depan Radhika di mana Mishti harus pergi besok. Radhika juga bertanya pada Mishti ke mana ia harus pergi. Mishti terkejut, kemudian sedikit tergagap. Rohan menyampaikan Mishti harus pergi ke lajang seorang teman. Radhika menyampaikan ia tidak pernah melarang Mishti pergi ke mana pun.

Mishti menjelaskan keluar dari stasiun, dan mungkin memakan waktu satu hari penuh. Rohan memenuhi syarat Mishti menyampaikan itu ialah fungsi dua hari. Mishti menjelaskan temannya menyuruhnya mengambil cuti dua hari. Rohan bercanda dengan Radhika bahwa saudari-saudari ini mempunyai kelainan genetik, pertama Pari melaksanakan perjalanan dua hari dan kini Mishti harus pergi selama dua hari; tetapi para suster ini sudah selesai bekerja dan harus melepas ini. Radhika membiarkan Mishti pergi, ia tidak punya masalah. Dia menyampaikan pada Mishti untuk tidak khawatir perihal rumah, ia seharusnya bersenang-senang di sana. Dia dan Rohan tertawa bersama.

Setelah Radhika pergi, Rohan menuntut Mishti untuk mengucapkan terima kasih, ia menciptakan tugasnya lebih mudah. Dia beruntung sanggup mendapat dua hari bersamanya. Mishti kesal sebab tawanya akan berumur pendek, ia mungkin tidak sanggup memberinya kebahagiaan yang ia harapkan; itu akan menjadi tamat dari kekerabatan mereka.

Pada malam hari, Mishti berbaring di kawasan tidurnya dan berpikir perihal Rohan dan kegembiraannya. Dia mengambil kunci pintu balkon dan mencapai kamar Rohan, kemudian bertanya-tanya apa yang ia lakukan; ia tidak sanggup menembus batas yang ia ciptakan sendiri. Dia melihat ke arah foto masa kecil dirinya dan Pari dan berpikir Pari niscaya akan mendapat cintanya, ia akan pergi ke batas apa pun untuk mendapatkannya untuknya.

Pagi berikutnya, Rohan pergi dengan tasnya. Radhika menyuruhnya sarapan, sudah siap. Rohan menyampaikan ia mempunyai kesempatan, dan pengiriman dalam dua hari; banyak yang harus dilakukan. Mishti juga pergi dengan tasnya. Radhika menghentikannya untuk sarapan, tetapi Mishti sedang terburu-buru. Dia menyapa Radhika, kemudian kembali untuk memeluknya dan meminta maaf sebelum pergi.

Rohan sedang menunggu Mishti di kawasan parkir. Mereka masuk ke kendaraan beroda empat bersama. Di dalam, Rohan mencoba menghibur Mishti. Dia mungkin merasa murung sebab berbohong kepada Dadi, tetapi Radhika akan senang saat Mishti akan senang dengannya. Dia menyampaikan padanya untuk tersenyum. Mereka melewati kendaraan beroda empat Pari dan Arnav. Mishti membungkuk di dasbor. Pari melihat kendaraan beroda empat Rohan. Rohan menghentikan kendaraan beroda empat dan bertanya pada Mishti apa yang salah. Mishti menyampaikan ia tidak ingin Pari menemukannya, kalau tidak Dadi akan tahu ia berbohong. Rohan berjanji Mishti tidak akan pernah berbohong lagi.

Pari kembali ke rumah dengan ceria dan menyapa Radhika. Dia senang bahwa klien senang dan membayar mereka lebih dari harapan. Dia tiba ke kamar untuk menyegarkan diri. Dia memperhatikan buket itu tidak terlihat. Radhika menyampaikan Pari niscaya telah menjaganya. Pari mencari buket di balkon juga. Dia kini bertanya perihal Mishti. Radhika menyampaikan kepada Pari bahwa Mishti telah keluar dari stasiun untuk seorang teman, pesta lajang Nirja. Pari menerka ia tahu semua sahabat Mishti, ia tidak mempunyai nama Nirja. Dia mengambil mawar dari tasnya, kemudian pergi untuk membuka lemari dan meletakkannya di sana dengan hati-hati.

Dalam perjalanan, Mishti berpikir perihal mengirim pesan teks Veer untuk memanggil saya dalam sepuluh menit. Rohan bertanya mengapa Mishti yang hilang adalah, mereka sendirian selama satu jam terakhir. Dia ingin menghabiskan setiap waktunya dengan Mishti, sebab ia jatuh cinta padanya.
Veer membaca pesan teks Mishti di kantornya.

Rohan memberi tahu Mishti bahwa ia telah bekerja siang dan malam untuk membeli rumah untuknya. Mishti menyampaikan itu sangat mahal dan akan memakan banyak waktu. Rohan menyampaikan mereka sanggup hidup sewaan sementara itu. Mishti kesal dan melihat keluar. Rohan mencium tangan Mishti, dan memintanya untuk membuatkan kalau ada sesuatu dalam benaknya. Dia tidak sanggup membungkamnya. Mishti meminta akad Rohan bahwa ia tidak akan murka atas apa pun yang ia katakan kepadanya. Mishti memotong panggilan dan berharap Veer memanggilnya lagi. Rohan mencoba merebut telepon dengan marah. Mishti memintanya untuk waspada, ia telah mengemudi. Mobil telah bergerak di jalan yang salah, mereka melewatkan kecelakaan dengan pengendara sepeda motor. Rohan menarik rem mobil, Mishti menyentuh dashboard. Pengendara motor telah jatuh.

Di kantor polisi, tiga pengemudi menjelaskan perilaku mereka. Inspektur menyampaikan mereka harus menginformasikan kepada masing-masing keluarga mereka perihal insiden itu, sehingga mereka mengambil tindakan pencegahan mulai kini dan seterusnya. Mishti khawatir bagaimana kalau keluarganya mengetahui perihal jalan-jalan mereka. Rohan menyampaikan kepada inspektur bahwa orang tuanya tidak hidup, juga Mishti. Dia menegaskan ia bukan pacarnya yang ia perlu mengesankan, ia ialah istrinya.

PRECAP: Mishti tegang. Rohan menyampaikan ia menyampaikan kepada inspektur bahwa ia ialah istrinya. Di luar kantor polisi, Mishti mencoba menghentikan Rohan. Rohan murka pada Mishti dan bertanya apa masalahnya yang membuatnya kesal. Mishti menyampaikan ia tidak tegang untuk orang lain, ia hanya ingin menyampaikan bahwa Pari mereka benar-benar baik dan ia sangat mencintai. Rohan bertanya siapa? Mishti menjawab ‘Kamu!’

Bagaimanakah dongeng selengkapnya ? Saksikan Hanya di ANTV
** Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya

Sumber Sinopsis By DesiTVbox
Translate by GT
** Nomor Sinopsis menurut Penayangan di India ! 
 ** 1 Episode di India berdurasi 20-25 Menit

** Sinopsis Ini Hanya Preview Mohon Maaf Jika Sinopsis Kurang dimengerti/Kurang dipahami