December 3, 2020

The Bad Guys: Reign Of Chaos (2019)

Mencapai titik ini, nama Ma Dong-seok alias Don Lee sudah menjadi brand dagang yang cukup paten, istilah “Film Don Lee” pun bisa digunakan untuk mengategorikan suguhan agresi di mana si pendekar bisa merontokkan lawan-lawan atau meruntuhkan bangunan hanya dengan sekali pukul. Banyak tampil di film serupa berpotensi menjadikan kejenuhan terhadap kemunculan sang aktor, tapi The Bad Guys: Reign of Chaos menunjukkan bahwa titik jemu itu belum tiba.

Melanjutkan dongeng serial televisi Bad Guys (2014), penonton yang belum sempat mencicipinya tidak perlu khawatir, alasannya yaitu naskah buatan Han Jung-hoon yang juga merupakan penulis serialnya, berbaik hati mengatakan eksposisi berupa flashback yang dikemas dengan gaya ala Sin City oleh sutradara Son Young-ho (The Deal), tanpa perlu menjadi rekap yang diselipkan paksa di tengah alur. Detektif Oh Gu-tak (Kim Sang-joong) membentuk tim khusus berisi para narapidana guna memburu kriminal tanpa terkekang aturan yang berlaku. Anda perlu tahu itu saja.

Salah satu anggota timnya yaitu Park Woong-cheol (Don Lee), gangster ternama yang berusaha memulai hidup gres di penjara. Ketika sebuah bus pembawa narapidana diserang oleh oknum tak dikenal, menciptakan banyak kriminal berbahaya kabur, bahkan menciptakan Yoo Mi-yeong (Kang Ye-won)—polisi sekaligus mantan anggota tim Gu-tak—cedera parah, Woong-cheol dan Gu-tak kembali bersatu, kali ini dibantu dua tahanan: penipu ulung Kwak No-soon alias Jessica (Kim Ah-joong) dan Ko Yoo-sung (Jang Ki-yong) si mantan polisi.

Jangan berharap banyak pada alur yang intinya cuma membagi 114 menit durasi ke dalam beberapa fase berformula sama, yakni perjuangan para protagonis memburu satu per satu buronan. Tidak ada teka-teki maupun belokan signifikan (kecuali satu twist yang tak seberapa substansial dan mengejutkan), melewatkan beberapa menit kisahnya takkan banyak berpengaruh. Pun perjuangan menambah bobot emosi melalui hasrat balas dendam Woong-cheol juga hanya pernak-pernik medioker.

Tapi siapa mengharapkan kisah mendalam apalagi revolusioner dalam film yang menjadikan Don Lee jualan utama? The Bad Guys: Reign of Chaos menebus kelemahan pondasi dongeng lewat gempuran laga beroktan tinggi dari agresi Don Lee membabat jajaran kriminal yang ditakuti, dari pembunuh berantai hingga bos yakuza, hanya bersenjatakan kepalan tangan kolam godam kokoh. Sekali hantam, dua-tiga nyawa melayang. Don Lee tidak butuh gore biar penonton meringis kesakitan (atau bersorak gembira?) menyaksikan serangannya. Seolah menyesuaikan gaya si tokoh utama, adegan laga yang tak melibatkan Don Lee pun dikemas gahar oleh Young-ho. Saat kendaraan beroda empat dan/atau truk bertabrakan, mereka bukan hanya beradu, tapi saling menghancurkan.

Melengkapi Don Lee, turut mencuri perhatian yaitu Kim Ah-joong sebagai femme fatale yang memadukan sensualitas dengan kejenakaan, pula mulus membangun chemistry kaya dinamika bersama tiga rekan timnya. Kombinasi keempat pembasmi kejahatan aneh ini memang berdaya tarik tinggi, alasannya yaitu Jung-hoon cermat tentang menyelipkan bumbu humor dalam naskahnya. Bahkan Woong-cheol yang ditakuti banyak orang pun kerap memancing tawa lewat kegemarannya melempar “pepatah bijak”. Seluruh departemen milik The Bad Guys: Reign of Chaos memang kompak mengusung satu tujuan, yaitu bersenang-senang. Kalau tidak, tidak mungkin tercetus pandangan gres usil menyelipkan lagu Rebirth kepunyaan Yoon Jong-shin (generasi kini mungkin mengenal lagu itu lewat versi yang dibawakan girl group Red Velvet) di sebuah momen komedik.